Indonesia Power Generation Convention & Exhibition 2019


Pada 28 November kemarin, SESNA dipercayakan untuk menjadi keynote speaker dalam event 9th Indonesia Power Generation & Independent Power Producer (IPP) Summit, di Balai Kartini – Jakarta. Conference tersebut bertemakan Developing Solar Power in Indonesia: Issues & Challenges. “Indonesia’s leading fully local, private solar developer with a proven track record of 3 MWp.” Sejak 2013, SESNA berupaya membangun serta mengembangkan IPP yang berlokasi di Sumba Timur, Maumere, dan Ende. Ambisi tersebut didasari oleh target bauran energi terbarukan 23% pada tahun 2025, serta komitmen Indonesia pada Paris Agreement 2015 untuk menahan laju kenaikan suhu rata-rata global dibawah 2°C di atas suhu di masa praindustrialisasi. Head of Project & Business Development SESNA memaparkan bahwa isu dan tantangan yang sedang dihadapi dalam pengembangan listrik tenaga surya di Indonesia antara lain isu teknis seperti solar power intermittency. Sedangkan dari sisi regulasi yaitu skema lahan & BOOT, persyaratan local content untuk PV power plant, beserta tarif. Oleh karena itu, dukungan penuh dari pemerintah sangatlah dibutuhkan untuk menghadapi tantangan ini. Kepastian regulasi dan support dari lembaga financing juga sangat membantu pengembangan IPP di Indonesia. #solarpower #renewableenergy

Why Solar Energy?
Every minute, the sun provides energy onto earth to satisfy more than global energy needs for entire year. Solar energy is the technology used to harness the sun’s energy and make it useable. Today, the whole wolrd is facing the threat of exhaustion of conventional sources of energy.